Website Resmi Desa Setren - Kecamatan Bendo
Jalan Diponegoro Nomor 01, Desa Setren Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan
📧 setrenmadju@gmail.com   |   ☎️ 89603160028   |   🏷️ Kode Pos: 63384

MOMEN HARU WISUDA KHOTMIL QUR AN KE-5 TPQ AL-AMIN SETREN, KADES AJAK ORANG TUA JAGA ADAB TERHADAP GURU

12 April 2026 Anonim 29 kali dibaca
0
MOMEN HARU WISUDA KHOTMIL QUR AN KE-5 TPQ AL-AMIN SETREN, KADES AJAK ORANG TUA JAGA ADAB TERHADAP GURU
Klik gambar untuk memperbesar

SETREN – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti pelataran TPQ Al-Amin Desa Setren pada gelaran Wisuda Khotmil Qur’an ke-5. Acara yang menjadi tonggak capaian spiritual bagi anak-anak desa ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Setren, jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, serta ratusan wali santri yang tampak bangga menyaksikan putra-putri mereka menyelesaikan hafalan dan bacaan kitab suci Al-Qur'an.

Hadir sebagai tamu kehormatan, Kepala Desa Setren memberikan sambutan yang menyentuh hati sekaligus memberikan pesan edukatif yang mendalam bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya sinergi antara orang tua, guru, dan pemerintah desa dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlakul karimah.

Apresiasi Tinggi untuk Perjuangan Ustadz Jainal Abidin

Mengawali sambutannya, Kepala Desa Setren mengajak seluruh hadirin yang hadir untuk sejenak merenung dan bersyukur atas keberadaan sosok-sosok pejuang pendidikan di desa mereka. Beliau secara khusus memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Ustadz Jainal Abidin, sosok di balik keteguhan TPQ Al-Amin dalam mencetak generasi Qur’ani.

"Kita semua harus bersyukur, di Desa Setren ini kita memiliki sosok seperti Ustadz Jainal Abidin. Beliau adalah guru yang setia, yang tanpa lelah terus berjuang demi pendidikan Al-Qur'an bagi anak-anak kita. Mengajar mengaji itu bukan tugas mudah, butuh kesabaran ekstra dan keikhlasan yang luar biasa," ujar Kades di hadapan para wisudawan.

Beliau menambahkan bahwa dedikasi Ustadz Jainal Abidin merupakan aset berharga bagi desa. Menurutnya, tanpa adanya sosok pendidik yang konsisten, mustahil acara wisuda ke-5 ini bisa terlaksana dengan begitu megah dan penuh makna. Kades berharap semangat perjuangan ini dapat menular kepada para orang tua agar tidak ragu memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan TPQ.

Ajakan Menitipkan Anak Cucu di TPQ Al-Amin

Dalam momentum yang penuh berkah tersebut, Kepala Desa Setren juga memberikan ajakan persuasif kepada seluruh warga, khususnya para orang tua dan kakek-nenek di wilayah Setren. Beliau mengimbau agar tidak ada lagi anak di Desa Setren yang buta huruf Al-Qur'an.

"Pendidikan agama adalah benteng utama. Saya mengajak seluruh orang tua, mari kita titipkan putra-putri kita, bahkan cucu-cucu kita, untuk dididik di TPQ Al-Amin ini. Jangan sampai mereka tumbuh besar tanpa mengenal tuntunan agama yang benar. Di sinilah tempat mereka ditempa agar memiliki pondasi iman yang kuat sebelum mereka menghadapi kerasnya dunia luar," tegas beliau.

Pesan Tegas: Jaga Adab dan Jangan Mudah Melapor ke Polisi

Bagian paling krusial dalam sambutan Kades adalah saat beliau menyinggung fenomena sosial yang sedang marak di media sosial terkait perselisihan antara guru dan orang tua murid. Dengan nada bicara yang serius namun penuh kebapakan, beliau mengingatkan para wali santri agar bijak dalam menyikapi metode pendidikan di TPQ.

"Bapak dan Ibu sekalian, saya berpesan, apabila putra-putri panjenengan mendapatkan perlakuan yang mungkin dirasa sedikit keras atau tegas dari ustadz maupun guru, tolong jangan langsung terpancing emosi. Apalagi sampai terpengaruh tren di media sosial yang sedikit-sedikit lapor ke pihak berwajib," tutur Kades.

Beliau menjelaskan bahwa pola pendidikan di TPQ memiliki karakteristik tersendiri untuk membentuk kedisiplinan. "Ketahuilah, teguran atau hukuman kecil yang diberikan guru itu bukan karena benci. Itu adalah wujud kasih sayang yang nyata. Mereka ingin anak-anak kita tetap di jalan yang benar. Guru adalah orang tua kedua, dan apa yang mereka lakukan semata-mata demi kebaikan masa depan anak-anak kita sendiri agar menjadi pribadi yang tangguh dan beradab."

Pesan ini disambut riuh tepuk tangan dan anggukan setuju dari para hadirin, mengingat belakangan ini marak kriminalisasi terhadap guru yang sedang menjalankan fungsi pendisiplinan di sekolah maupun lembaga keagamaan.

Tausiyah Sejuk dari KH Nurhadi (Mbah Bolong)

Kemeriahan acara wisuda ini semakin lengkap dengan kehadiran ulama kondang asal Jombang, KH Nurhadi, atau yang lebih akrab disapa Mbah Bolong. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri dengan gaya penyampaian tausiyah yang segar, jenaka, namun tetap sarat akan ilmu.

Penulis: Tim Redaksi Desa Setren Lokasi: Halaman TPQ Al-Amin, Desa Setren, Magetan.