SETREN – Suasana balai desa pada Rabu pagi terasa begitu hangat. Bukan hanya karena terik matahari yang mulai merangkak naik, melainkan karena pancaran kebahagiaan dari ratusan warga yang berkumpul sejak pukul 08.00 WIB. Hari ini, Pemerintah Desa Setren kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan sosial berupa sembako dan minyak goreng kepada 749 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen desa. Di tengah tantangan ekonomi yang masih membayangi banyak keluarga, kehadiran bantuan ini menjadi oase yang menyejukkan. Masing-masing KPM menerima paket yang sangat berarti bagi kebutuhan dapur mereka, yakni dua karung beras dengan total 10 kilogram, serta empat kantong minyak goreng kemasan berukuran satu liter.
Namun, ada yang berbeda dalam prosesi pembagian kali ini. Sebelum bantuan didistribusikan, Kepala Desa Setren memberikan sebuah pesan yang menyentuh hati—sebuah ajakan yang melampaui sekadar urusan logistik. Beliau berdiri di hadapan para warga, bukan hanya sebagai pemimpin, melainkan sebagai pengingat akan nilai kemanusiaan yang luhur.
"Bapak dan Ibu yang berbahagia, bantuan ini adalah rezeki yang patut kita syukuri. Namun, saya menitipkan satu pesan mendalam: jangan pernah melupakan tetangga kita di sekitar yang mungkin belum beruntung mendapatkan jatah hari ini. Jadikan bantuan ini sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi. Berbagilah, sisihkan sedikit untuk bersedekah, karena dalam setiap butir beras dan tetes minyak yang kita terima, ada keberkahan yang akan berlipat ganda jika kita mau berbagi dengan sesama," ujar Kepala Desa dengan nada yang tulus.
Pesan tersebut menggugah kesadaran para hadirin. Di Desa Setren, nilai kegotongroyongan memang masih dijunjung tinggi, dan imbauan sang kepala desa menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati bukanlah tentang apa yang kita miliki, melainkan apa yang bisa kita berikan kepada mereka yang lebih membutuhkan.
Acara yang berlangsung hingga menjelang siang tersebut berjalan dengan sangat tertib dan lancar. Para petugas desa bekerja dengan sigap, memastikan setiap KPM mendapatkan haknya dengan adil dan teratur. Tidak ada kerumunan yang tidak perlu, tidak ada ketegangan. Yang ada hanyalah raut wajah penuh syukur dari warga yang pulang dengan membawa bahan pokok untuk keluarga mereka.
Penyaluran bantuan ini bukan sekadar tugas administratif pemerintah desa. Ini adalah wujud nyata kasih sayang dan empati antarwarga. Semoga, langkah kecil berupa pembagian sembako ini mampu meringankan beban ekonomi warga, sekaligus menumbuhkan jiwa sosial yang lebih kuat di Desa Setren, di mana setiap orang saling menjaga dan memastikan tidak ada tetangga yang kelaparan di tengah kesulitan.